Spiga

Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Google Earth Ungkap Kemampuan Tersembunyi Sapi





Jerman - Aplikasi besutan Google yakni Google Earth kembali jadi bahan perbincangan. Kali ini, ilmuwan Jerman memberi kredit khusus pada aplikasi gratis itu karena perannya yang penting dalam mengungkap penemuan baru tentang binatang sapi.

Persisnya, seperti dilansir VNunet dan dikutip detikINET, Kamis (28/8/2008), para peneliti dari University of Duisburg-Essen tersebut memakai Google Earth untuk meneliti kumpulan sapi di seluruh dunia. Hasil penelitian dipublikasikan di jurnal National Academy of Scientist.


Via Google Earth, terungkap bahwa pada umumnya, sapi senang menghadap ke utara dengan inisiatif sendiri. Artinya, mereka punya semacam kompas internal sehingga bisa tahu arah utara secara otomatis dengan melacak medan magnet bumi.

Dari 8510 sapi yang diobservasi di Google, dua pertiga berbaris menghadap ke utara ketika merumput atau beristirahat. Memang, spesies tertentu seperti burung juga punya kemampuan menentukan arah. Namun inilah pertama kalinya terungkap kemampuan ini dimiliki juga oleh mamalia besar.

Bukan kali ini saja Google Earth membantu para ilmuwan dan akademisi meneliti berbagai fenomena. Misalnya saja, layanan online ini dimanfaatkan juga untuk mengobservasi perubahan iklim dunia.

Sumber : http://jkt4.detikinet.com/read/2008/08/28/...ersembunyi-sapi


Selengkapnya...

Benarkah Flu Burung itu Bohongan


Jangan Sampai Tertipu; Flu Burung Itu Bohongan!

Dari sekian kejahatan bisnis dunia medis konvensional, wabah flu burung termasuk masih ringan dan mudah untuk diketahui kebohongannya. Tahukah Anda bahwa isu virus flu burung H5N1 yang kita ketahui selama ini adalah salah? Bahwa ini semua hanyalah kebohongan bisnis dunia medis konvensional belaka?

Berdasarkan berita “New York Times” edisi 22 Januari 2008, tahun lalu sejumlah kasus flu burung telah menurun dibandingkan saat pertama kalinya – dari jumlah sangat kecil 115 di tahun 2006 justru ke angka lebih kecil lagi yaitu 86 di tahun 2007. Berita tajuk utama menakutkan yang pernah memperingatkan bahwa wabah ini akan membunuh 150 juta orang akhirnya tidak ada lagi, berhenti menyebarkan berita yang sudah basi.
Walaupun beberapa “ahli” masih berargumentasi bahwa persiapan melawan flu burung harus tetap dilanjutkan, banyak dari mereka akhirnya menyadari bahwa wabah yang “terlalu dilebih-lebihkan dan dijual” ini, sebenarnya dari sejak awal bukanlah suatu ancaman. Dr. Paul A. Offit, spesialis vaksin di sebuah Rumah Sakit Anak-anak Philadelphia, menyatakan, “Virus H5 sudah ada sejak 100 tahun lalu dan tidak pernah menyebabkan suatu wabah dan kemungkinan tidak akan pernah.”
Tapi berdasarkan berita New York ini, masih saja para ilmuwan dan pemerintah memberi selamat pada diri sendiri karena menganggap telah berhasil mencegah suatu ancaman rekayasa melalui produksi vaksin secara besar-besaran, membunuh ratusan juta unggas, dan mengalokasikan banyak dana sebagai usaha pencegahan.
Bisa dibayangkan betapa pembuat vaksin flu di Amerika tertawa di dalam hati karena keuntungan besar yang mereka terima karena wabah bohongan ini.
Isu “wabah Flu Burung yang akan segera terjadi” ini mirip dengan film fiksi serial di televisi, tapi seperti biasa, kenyataan sangat lain dari cerita khayalan. Apa yang dibesar-besarkan dalam isu flu burung ini tidak pernah terjadi dan memiliki banyak kejanggalan yang tidak masuk diakal. Tapi bagi kebanyakan masyarakat awam yang tidak mengenal sains kesehatan, sangat sulit untuk bisa mengetahui kebohongan dibalik isu ini. Dokter konvensional pun tidak mengetahuinya dan justru malah mendukungnya.

Pengobatan Berbahaya bagi Wabah Bohongan
Hal mengkhawatirkan lainnya adalah Tamiflu dan vaksin untuk unggas dapat membuat virus H5N1 bermutasi menjadi virus yang lebih kebal dan berbahaya.
Sejak adanya wabah flu burung, vaksin Tamiflu yang telah disosialisasikan, berhubungan dengan kematian 12 anak di Jepang, dimana beberapa diantaranya terjun dari gedung tinggi (vaksin ini mempengaruhi mental). Kejadian Neuropsychiatric pada anak, termasuk kejang-kejang, kehilangan kesadaran, dan berhalusinasi (delirium) ternyata berhubungan dengan vaksin tersebut.
Di tahun 1976, pemerintah Amerika pernah melakukan kebijakan yang sama dengan kasus flu burung ini, dimana pada saat itu mereka mencanangkan program vaksinasi untuk menanggulangi wabah flu babi. Mereka memvaksinasi 5 juta orang dan justru oleh karena itu ratusan orang menderita sindrom kelumpuhan Guillain Barre dan juga banyak yang meninggal, bukan karena wabah tapi karena vaksinasi.
Nah, inilah yang terjadi sekarang ini dimana sejarah terulang kembali. Bukan hanya di Amerika, tapi juga Indonesia.
sumber
Isu Ini Sekedar Bisnis Belaka
Mendulang keuntungan luar biasa dibalik bencana yang menimbulkan kepanikan massal, adalah kejahatan bisnis di dunia medis konvensional. Isu wabah flu burung yang dibesar-besarkan ini membuat panik seluruh lapisan masyarakat sehingga semua orang “merasa perlu” untuk menemukan solusinya. Ya, solusi untuk isu “yang tidak pernah ada tapi diyakini ada”.
Masyarakat luas takut akan sesuatu yang mengancam nyawa mereka dan mereka akan bersedia melakukan apapun untuk melindungi diri dan keluarga dari ancaman ini. Maka sebagai salah satu solusinya, masyarakat luas melakukan pengorbanan materi termasuk uang untuk melindungi nyawa mereka. Dan segunung uang yang telah dikeluarkan oleh seluruh lapisan masyarakat mengalir ke perusahaan pembuat obat dan ilmuwan bayaran untuk memproduksi obat.
Sesudah itu, perusahaan obat menjual obat mereka, obat yang memiliki banyak efek samping dan efek samping itu juga perlu obat lainnya untuk bisa mengatasinya. Kembali lagi, masyarakat luas perlu membeli obat-obatan karena efek samping yang ada dan uang pun mengalir kembali ke perusahaan obat, dan mereka memproduksi dan menjual lagi obat berefek samping ke masyarakat, terus berulang-ulang, berputar-putar dan … wow… benar-benar lingkaran setan yang dibisniskan!
Sungguh disayangkan masyarakat luas, pemerintah, bahkan dokter konvensional sendiri tidak menyadari hal ini.
Berita tentang kebohongan wabah flu burung ini di luar negeri sudah banyak disebarluaskan cukup lama. Indonesia masih sangat lambat untuk mendapatkan informasi ini. Saya pun sebenarnya sudah mengetahui hal ini di tahun 2006 hanya saja saya kurang mengambil tindakan dalam memberikan informasi ini ke masyarakat luas. Untuk hal ini saya sungguh menyesali akan kelambatan saya.
Beberapa Kejanggalan dalam Wabah Flu Burung
Perhatikanlah beberapa kejanggalan dalam wabah ini dan temukan jawabannya bahwa flu burung ini hanyalah flu biasa dan dibesar-besarkan untuk menciptakan suatu wabah bohongan:
1. Jika ini memang wabah yang menakutkan, kenapa kasus yang ada jumlahnya masih bisa dihitung dengan jari?
2. Kenapa hasil pengujian laboratorium pasien positif flu burung begitu tertutup dan rancu?
3. Dari daerah yang dinyatakan positif area wabah flu burung, kenapa pasien yang dinyatakan positif flu burung sangat-sangat sedikit?
4. Kenapa gejala flu burung sangat mirip dengan flu biasa? Jika flu burung memang luar biasa kenapa masih kalah angka penderitanya dibandingkan dengan penyakit mikroba lainnya seperti cacar, malaria, salmonella dan lain-lain?
5. Kenapa unggas yang bermigrasi tidak menyebarkan wabah ini?
6. Kenapa jumlah unggas yang mati murni karena virus flu (bukan dimusnahkan oleh manusia karena diduga terjangkit flu burung) tidak banyak? Bukankah flu burung sehausnya lebih mewabah dan mematikan di antara unggas itu sendiri?
7. Kenapa petugas kesehatan yang bertugas mengatasi flu burung ketika “di area flu burung” sampai memakai baju bak astronot, seolah-olah takut sekali terinfeksi virus? Padahal keluarga pasien positif flu burung saja tidak terinfeksi, begitu juga dengan teman-teman dan tetangga yang sering bertemu dengan pasien, sebelumnya tidak memakai masker sama sekali. Sungguh menciptakan pemandangan yang mengerikan dengan baju-baju “mirip astronot” ini.
Saya dan para ilmuwan holistik lainnya berani mendekati para pasien positif flu burung tanpa masker sama sekali (tapi dengan catatan, kami dalam kondisi fit) karena kami tahu bahwa flu mereka hanyalah flu biasa. Bahkan, pengobatan dari kami untuk pasien positif flu burung sangatlah sederhana, aman dan menyembuhkan dengan cepat.
Jika sampai terjadi kematian pada pasien yang ditangani oleh petugas medis selama ini, itu tidak lain adalah karena efek samping dari obat-obatan kimia yang merusak tubuh mereka. Sungguh mudah untuk dimengerti bahwa jika Anda diberi obat keras padahal Anda hanya sakit biasa, tubuh Anda tidak akan tahan sehingga menimbulkan efek samping berbahaya sampai pada kematian.
Saya sungguh prihatin dengan ketidaktahuan masyarakat luas, pemerintah dan petugas kesehatan akan kebohongan dibalik wabah flu burung ini. Entah sudah berapa banyak unggas yang telah dimusnahkan di Indonesia padahal ada langkah holistik untuk mengatasi flu yang terjadi antara unggas. Kita bukan hanya rugi materi yang tak terhitung jumlahnya, tapi juga kerugian moral dari para pedagang unggas yang telah merugi dan keluarga mereka yang juga terkena dampaknya dari kemiskinan yang makin menjadi-jadi. Tidak hanya itu saja, nyawa pun melayang oleh karena pengobatan yang tidak pada tempatnya.


Selengkapnya...

Sejarah berdirinya Facebook

Sekarang bukan jamannnya FRIENDSTER apalagi Mailinglist. Ada orang muda berumur 23 tahun menjadi trilyuner berkat internetan.Kekayaannya sekarang mencapai $ 1, 5 Billion atau sekitar Rp 13,95 triliun, atau Rp. 13.950.000.000.000,00 atau kalo dibeliin es cendol bisa buat berlayar hehehe. Berkat hobinya internetan dia menelorkan ide kreatif nya dengan membuat situs Facebook yaitu social-networking semacam Friendster. Heran juga sih ketika kita yang udah punya domain dot com tapi masih berkutat di google adsense sementara banyak banget ide2 kreatif yang bisa di gali untuk meningkatkan pendapatan. Yang lebih mengagumkan adalah Facebook mulai dirintis tahun 2004 jadi gak terlalu lama untuk berkembang sedemikian dahsyatnya
Jadi bagi kita kayaknya belum ketinggalan banget untuk memulai sebuah dot com yang prospeknya cerah itu. Nama Anak muda itu adalah Mark Zuckerberg. Adapaun perkembangan riwayat Facebook hingga mencapai 60 juta pengguna aktif diawali dari kreatifitas Mark Zuckerberg saat kuliah di Harvard. Berikut rangkuman perjalanan lahirnya Facebook hingga sekarang

-Mark Elliot Zuckerberg atau Mark Zuckerberg lahir lahir pada 14 Mei 1984 di Dobbs Ferry, Westchester County, New York, Amerika Serikat (AS)

- Dia suka menyibukkan diri dengan mengutak-atik peralatan elektronik atau program komputer. Pada saat itu, dia bersekolah di Exeter High School, New Hampshire. Di bangku sekolah itulah dia pertama kali berkenalan dengan Adam D’Angelo, yang di kemudian hari menjadi Chief of Technical Officer atau salah satu Direktur Facebook.

- Zuckerberg dan D’Angelo pernah membuat piranti lunak pemutar musik MP3 yang mampu mendeteksi perilaku dan kebiasaan mendengarkan musik penggunanya dan pernah mau dibeli oleh Synapse tapi ditolak oleh mereka.

- Zuckerberg lulus dan masuk Harvard University, awalnya membuat program Coursematch yang memungkinkan mahasiswa di kelas yang sama bisa melihat daftar teman-teman sekelas.

- Proyek selanjutnya membuat facemash.com. Ini merupakan situs pemeringkatan foto-foto mahasiswa di Harvard. Para pengunjung bisa memberi stempel “keren” atau “jelek” foto seorang siswa, dan membuat Zuckerberg beken di kampus dan dipanggil oleh Badan Administrasi Universitas Harvard karena dianggap membobol sistem keamanan komputer kampus, melanggar peraturan privasi di internet, dan melanggar hak cipta.

-Karena itu mahasiswa bandel ini malah bikin Facebook dan diluncurkannya pada tahun 2004. Karena kebekenannya itu dalam waktu singkat duapertiga mahasiswa Harvard jadi pengguna Facebook.

- Teman sekamarnya, Dustin Moskovitz dan Chris Hugh, dberhasil mengembangkan sayap ke Universitas Stanford, Columbia, Yale, Ivy College, dan beberapa sekolah lainnya di wilayah Boston. Dalam waktu singkat, mereka meluncurkan Facebook ke 30 sekolah.

- Zuckerberg bersama Moskovitz dan beberapa teman lain pindah ke Palo Alto, California, liburan musim panas 2004 menyewa rumah kecil buat kantor, ceritanya mereka berlibur sambil kerja eh malah keterusan ngerjain facebok, gitu deh kalo dah dapet duit, dan gak balik ke Harvard, putus sekolah meninggalkan kuliah.

-Di kantornya itulah Zuckerberg bertemu Peter Thiel, pendiri Paypal, yang ngasih dana segar sebesar US$ 500.000 ,merupakan investor pertama mereka, sesama programmer saling membantu kali, sehingga mereka bisa pindah ke kantor yang lebih besar di di Universitas Avenue yang dinamai sebagai kantor “Kampus Urban”

- pada September 2004, Divya Narendra, Cameron Winklevoss, dan Tyler Winklevoss, pemilik situs jejaring sosial HarvardConnection menggugat Facebook. Mereka menuding Zuckerberg telah memakai kode program yang sudah disiapkan untuk situs yang kemudian bernama Uconnect itu, secara ilegal.

- di akhir 2004, pengguna Facebook telah melampaui angka satu juta

- Pada Mei 2005, dia menggandeng Accel Partners. Accel mengucurkan dana US$ 12,8 juta untuk Facebook.

- pada 23 Agustus 2005 Zuckerberg membeli domain facebook.com dari Aboutface Corporation senilai US$ 200.000 atau sekitar Rp 1,86 miliar. Setelah itu, dia membenahi situs Facebook agar profil halamannya lebih bersahabat.

- Pada 2 September 2005, Zuckerberg meluncurkan situs Facebook khusus untuk anak-anak sekolah menengah atas. Hanya dalam waktu 15 hari sejak peluncurannya, sebagian besar sekolah di AS sudah menjadi anggotanya.

- pada akhir tahun 2005, Facebook telah mencakup sekitar 2.000 kampus dan 25.000 sekolah menengah atas di AS, Kanada, Inggris, Meksiko, Puerto Riko, Australia, Selandia Baru, dan Irlandia.

- Pada 27 Februari 2006, dia mulai mengizinkan para mahasiswa yang menjadi pengguna situs ini untuk menambahkan siswa-siswa SMA sebagai temannya. Bayangin aja gimana gak tambah rame nih situs

- BusinessWeek, melansir kabar bahwa Zuckerberg tengah bernegosiasi dengan calon pembeli potensial Facebook. Tapi, akhirnya, dia menolak tawaran yang disebut-sebut bernilai US$ 750 juta atau sekitar Rp 6,97 triliun. Pasalnya, Zuckerberg menganggap harga itu terlalu murah. Saat itu, dia memperkirakan nilai Facebook US$ 2 miliar.

- Pada April 2006, investor pertama situs ini, yaitu Peter Thiel, Greylock Partners, dan Meritech Capital Partners, menambah investasi di Facebook dengan menyetorkan dana US$ 25 juta. Facebook pun masuk ke India melalui Institut Teknologi India dan Institut Manajemen India. Dua bulan berselang, Facebook terpaksa mengeluarkan duit US$ 100.000 untuk menyelesaikan masalah hak cipta dengan quizsender.com.

- Pada Juli 2006, Facebook memperkenalkan layanan baru yang bisa memberikan pendapatan tambahan bagi perusahaan. Dengan menggandeng raksasa komputer, Apple Inc., mereka bekerja sama mempromosikan iTunes. Setiap pekan, iTunes bakal mengirimkan 25 contoh lagu secara gratis kepada pengguna Facebook yang menjadi anggota Apple Student Group.

- pada pertengahan 2006, situs ini sudah merambah Eropa dan Timur Tengah

- Facebook Notes. Fitur baru ini merupakan fitur blogging yang memungkinkan pengguna memberikan tagging, memasukkan gambar, dan fitur-fitur lainnya. Selain itu, pengguna bisa mengimpor blog dari situs Xanga, LiveJournal, Blogger, dan situs blogging lainnya. Berkat fitur baru tersebut, pembaca bisa memberikan komentar terhadap tulisan yang dimuat pengguna Facebook.

- September 2006, Zuckerberg membuka layanan Facebook bagi semua pengguna internet. Namun, langkah ini justru menuai protes dari para pengguna dan pelanggan setianya. Alhasil, dua minggu berselang Facebook terpaksa membenahi layanan baru itu dengan membuka pendaftaran bagi pengguna internet yang mempunyai alamat surat atau e-mail yang jelas.

- Yahoo! mengajukan tawaran akuisisi senilai US$ 1 miliar. Namun, belakangan rencana itu batal terealisasi karena kinerja keuangan Yahoo! di penghujung 2006 anjlok.

- Peter Thiel, memprediksi pendapatan situs ini pada 2015 nanti bisa mencapai US$ 1 miliar. Nah, pada saat itu, nilai perusahaan pun bakal ikut meroket menjadi sekitar US$ 8 miliar.

-iklan baris gratis di Facebook. Fitur yang diberi nama Facebook Marketplace ini diluncurkan pada 14 Mei 2007. Layanan baru ini pun langsung menjadi pesaing perusahaan-perusahaan online lain. Craigslist yang sudah lebih dulu menempatkan iklan baris di situsnya. Bisnis Zuckerberg pun kian mengalir lancar. Bahkan, Apple rela memperpanjang kerja sama dengan Facebook untuk memajang contoh musik iTunes

- Facebook membeli perusahaan Parakey Inc., dari Blake Ross dan Joe Hewitt, pada Juli 2007. Parakey adalah produsen aplikasi komputer yang mempermudah transfer data berupa tulisan, gambar, dan video ke sebuah situs di internet.

- Gideon Yu, mantan Direktur Keuangan You Tube, menjadi Direktur Keuangan Facebook.

- Bill Gates, pada Oktober 2007 membeli 1,6% saham Facebook seharga US$ 240 juta. Pasalnya, Zuckerberg tidak berniat menjual semua saham Facebook sekaligus. Alasannya sederhana dan sungguh mulia, dia ingin Facebook tetap independen.

- Pada 7 November 2007, situs ini meluncurkan layanan terbaru berupa pemasangan iklan dengan sistem yang disebut Facebook Beacon.

- triliuner Hongkong, Li Ka-shing, tertarik untuk menanamkan duit senilai US$ 60 juta di Facebook pada 30 November 2007.

- sekitar 60 juta pengguna aktif pada akhir tahun lalu. Jumlah pegawainya sendiri telah mencapai 400 orang. Namun, Facebook adalah perusahaan unik. para eksekutif dan petingginya masih berusia muda, antara 24 tahun-37 tahun.

- Markas besar Facebook lebih mirip asrama mahasiswa.Para pegawai, yang setiap hari mendapat jatah makan gratis, bekerja sambil melakukan kegiatan favoritnya. Ada yang bermain gitar, bersepeda, main pesawat kontrol, atau bergoyang ditemani musik racikan seorang disc jockey (DJ). Mereka juga tak perlu berpakaian rapi. Celana pendek dan sandal jepit adalah kostum favorit mereka di kantor. Zuckerberg mengaku ogah suasana kantor yang terlalu formal.

- Meski sudah mampu menghimpun harta kekayaan hingga US$ 3 miliar atau sekitar Rp 27,9 triliun Zuckerberg tetap tampil apa adanya, seperti pemuda kebanyakan yang menggemari pakaian santai. Dia juga masih tinggal di apartemen tipe studio dengan perabotan seadanya: selembar kasur yang diletakkan begitu saja di atas lantai dan dua buah kursi.

- para analis memperkirakan nilai perusahaan Facebook sudah melonjak jadi US$ 15 miliar. Zuckerberg belum tertarik menjual sahamnya di lantai bursa.Bakurbuy(bluefame)


Selengkapnya...